Samsung Patenkan Smartphone Dengan 6 Lensa Yang Bisa Bergerak Miring

Posted on

Kabar terbaru datang dari perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung. Baru – baru ini perusahaan tersebut dikabarkan telah mendaftarkan sebuah paten untuk perangkat dengan 6 buah sensor kamera di dalamnya.

Samsung diketahui mengajukan permohonan paten ini sejak bulan Desember lalu melalui WIPO (World Intellectual Property Office), dan baru disahkan pada 11 Juni awal pekan ini. Pada paten yang di daftarkan tersebut, aspek utama yang menjadi fokus Samsung ada pada penggunaan 6 jenis lensa kamera serta mekanisme kemiringan pada modul sensor yang digunakan.

Mekanisme kerja lensa kamera Samsung

Coba amati pada foto render paten yang di daftarkan di atas. Kalian akan menemukan gambar modul sensor kamera yang dapat di miringkan.

Menurut paten yang di rilis. Perangkat Samsung tersebut nantinya akan membawa 5 buah sensor sudut lebar dengan panjang fokus mencapai 28mm, serta satu buah lensa teleskopik. Ke enam sensor tersebut akan di susun secara horizontal dua baris, dengan tiga lensa di setiap baris dan sebuah lampu LED.

Pada mode normal, enam sensor yang ada akan menghadap ke arah depan (reguler).  Namun ketika berada pada mode aktif, modul sensor tersebut dapat bergerak miring ke arah vertikal maupun horizontal. Dengan mekanisme tersebut, lensa dimungkinkan untuk mengambil gambar pada focal length lebih luas. Bahkan memungkinkan lensa menghasilkan bidikan panorama tanpa harus menggerak-kan ponsel.

Lihat Juga :   Tema MIUI Terbaru Bawa Fitur Always On Display

Ponsel samsung dengan enam modul kamera

Sayangnya, desain kamera array seperti ini masih terlalu mahal untuk di produksi secara masal. Terlebih lagi, untuk mengaplikasikan mekanisme tersebut dibutuhkan sebuah modul dengan ukuran lumayan besar. Jika di aplikasi-kan ke dalam sebuah smartphone, akan setebal apa ponsel tersebut nantinya? Apakah akan laku, mengingat desain ponsel di jaman sekarang dibuat setipis mungkin untuk menarik minat pembeli.

Menulis untuk mengisi waktu luang.